Spek Komputer

Kemarin update OS Ubuntu di komputer desktop. Ternyata ada masalah dengan graphic card dan ethernet card. Ini sih biasa. Masalahnya memang OS itu harus mendukung berbagai jenis perangkat. Jadi kita harus beritahu konfigurasi atau spesifikasi komputer kita. Saya selalu tidak ingat. Untuk itu saya tuliskan di sini saja sehingga ketika nanti kalau upgrade OS lagi, tinggal lihat ke sini saja.

  • Nvidia GeForce 9500 GT
  • Realtek RTL 8168D/8111D Family PCI-E Gigabit ethernet NIC NDIS 6.20
  • Intel 82801 GB/GR/GH (ICH 7 family) Serial ATA Storage 27c0
  • Intel Core 2 Duo CPU E7500 2.93 GHz

Begitu …

Lukisan Alam

Saya suka memotret langit. Alasannya sederhana. Lebih mudah memotret langit dibandingkan memotret manusia :) Selain itu, langit memang indah. Lukisan alam yang selalu tidak pernah membosankan.

km72

dipotret di km 72 tol Cipularang, menuju Bandung

Warna Warni

crayon

Menjadi Selebriti

Barusan saya membaca koran, sesuatu yang jarang saya lakukan. Bukan membacanya yang jarang, tapi baca korannya yang jarang. he3. Maklum saya (hampir) tidak berlangganan koran karena isinya yang menurut saya terdistorsi. Anyway … bukan itu yang ingin saya bicarakan, tetapi topik yang tampil di halaman koran Pikiran Rakyat hari Minggu ini. Ada antrian untuk menjadi Miss Celebrity yang diselenggarakan oleh sebuah stasiun TV. Ternyata banyak orang yang ingin menjadi selebriti.

Banyak yang tidak tahu bahwa menjadi selebriti itu membutuhkan mental yang kuat. Sebetulnya itu tidak menyenangkan. Tapi darimana mereka tahu ya? Kan mereka belum pernah jadi selebriti. Sebetulnya banyak hal yang bisa dibaca dari berbagai biografi orang terkenal, bahwa menjadi selebriti itu tidak menyenangkan. Bahkan film seri Hannah Montana secara eksplisit menceritakan keinginan Miley untuk memisahkan dunia biasa dan dunia selebriti; the best of both worlds. Ternyata memang susah.

Ada banyak orang yang ngeblog juga untuk mencari ketenaran. Setelah tenar memang mau apa? Kebanyakan orang belum bisa berpikir lebih jauh dari itu. Wah.

Selamat menjadi selebriti? Atau lebih tepatnya … selamat menderita?

Sarapan Dulu Ah …

breakfast

Inilah sarapan saya pagi ini. Roti dengan pindakas. Temannya adalah teh (dan kemudian kopi). Apa sarapan Anda pagi ini?

Selamat pagi …

Komentar Atau Tidak

Ada banyak situs web (blog) dan tweet yang membutuhkan komentar. Hanya saja mungkin saya termasuk yang terlalu banyak mikir untuk membuat komentar. Akhirnya saya jarnag komentar. Nah, pertanyaannya adalah mana yang menurut Anda lebih baik (atau yang Anda lakukan):

  1. komentar sesegera mungkin (ngaco pun biar, yang penting hadir);
  2. menunda berkomentar - sambil mikir dulu (dengan konsekuensi kadang lupa berkomentar).

Ditunggu opininya.

Hati di Jeruji

hati di jeruji

Birunya Langit

Birunya Langit

Dipotret pagi tadi ketika langit Bandung masih cerah. Tadi siang hujan. Sekarang, malam, baru selesai hujan lagi.

Libur Beneran

nah … hari ini baru beneran libur. kalau kemarin, liburan yang direkayasa :)

bunga di pagi hari

Selamat pagi

Sepinya malam ini

Memang sepi … tidak kudapati apa-apa, bahkan untuk sekedar sebuah titik sekalipun.